www.linghauviral.my.id

Puluhan Gajah Liar Masuk Kebun Warga Muara Lakitan, Polisi Minta Warga Jangan Panik!

Puluhan Gajah Liar Masuk Kebun Warga Muara Lakitan, Polisi Minta Warga Jangan Panik!


AKBP AGUNG ADITIA PRANA SH.
SIK.MH KAPOLRES MUSI RAWAS .
MUSI RAWAS ,LinggauViral – Kemunculan kawanan gajah liar yang masuk hingga ke kebun dan mendekati permukiman warga di Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, menggegerkan masyarakat. Situasi ini bahkan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga dan pengguna jalan lintas Musi Rawas–PALI.
Menanggapi kondisi tersebut, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., mengeluarkan himbauan keras kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak bertindak nekat terhadap satwa liar yang dilindungi tersebut.
“Kami menghimbau masyarakat agar tidak mendekati, tidak mengusik, dan tidak memprovokasi gajah liar dalam kondisi apa pun. Ini demi keselamatan bersama, baik warga maupun satwa itu sendiri,” tegas Kapolres, Minggu (18/1/2026).
Kapolres mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir pihak kepolisian menerima sejumlah laporan dari warga terkait kemunculan kawanan gajah liar di SP 5 Desa Tri Anggun Jaya, yang masuk ke kebun warga bahkan mendekati permukiman Dusun II.
Tak hanya mengancam aktivitas warga, kemunculan gajah liar juga menjadi perhatian serius bagi para pengendara yang melintas di jalur Musi Rawas–PALI, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan.
“Pengendara diminta mengurangi kecepatan, terutama pada malam hari. Jika melihat gajah di sekitar jalan, jangan membunyikan klakson berlebihan dan segera berhenti di tempat aman, lalu lapor ke polisi terdekat,” imbau Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres juga meminta warga yang beraktivitas di kebun atau sekitar hutan agar tidak beraktivitas sendirian, terutama pada pagi dan sore hari, serta menghindari jalur-jalur yang rawan dilalui satwa liar.
Sementara itu, Kapolsek Muara Lakitan AKP Hendrawan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif di lapangan serta berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan pemerintah desa guna mengantisipasi dampak yang lebih luas.
“Kami siaga penuh dan terus berkoordinasi agar situasi tetap terkendali dan tidak menimbulkan korban,” ujarnya.
Berdasarkan laporan warga, kawanan gajah mulai masuk ke kebun warga sejak Jum’at (16/1/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Keesokan harinya, Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, sebanyak tiga ekor gajah dilaporkan mendekati permukiman warga Dusun II, sementara sekitar 20 ekor gajah masuk ke kebun warga di SP 5 Desa Tri Anggun Jaya.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah kebun warga mengalami kerusakan, termasuk kebun karet dan kebun kelapa sawit. Hingga saat ini, kawanan gajah masih terpantau berada di sekitar area perkebunan warga.
“Kami berharap masyarakat tetap tenang, mematuhi himbauan aparat, dan segera melapor jika melihat pergerakan gajah liar. Keselamatan adalah yang utama,” pungkas Kapolres.(Edison)
Hak Cipta © linggauviral.my.id
Dimuat oleh Linggauviral.my.id dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Dilarang keras mengutip, menyalin, memperbanyak, atau mempublikasikan ulang tanpa izin tertulis dari Redaksi LinggauViral. Sesuai Pasal 113 UU No. 28 Tahun 2014, pelanggar dapat dikenakan pidana penjara hingga 4 tahun dan/atau denda maksimal Rp1.000.000.000.

BAGIKAN BERITA INI KE:

WhatsApp Facebook
WhatsApp Facebook