Warga Tanah Priuk Digemparkan! Pria 65 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya, Sempat Tarawih Malam Sebelumnya
LUBUKLINGGAU,linggauviral – Suasana tenang di RT 04 Kelurahan Tanah Priuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau mendadak gempar, Jumat pagi (20/2/2026). Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok pria lanjut usia yang tergeletak tak bernyawa di ruang tamu rumahnya di Perumahan Bersama Permai Blok K14.
Korban diketahui bernama Soeprapto (65), seorang tukang servis komputer yang telah menetap di perumahan tersebut selama kurang lebih empat tahun. Penemuan jasad korban pertama kali diketahui sekitar pukul 09.30 WIB saat seorang warga hendak memperbaiki laptop di rumahnya.
Namun, saat rumah digedor berulang kali, tidak ada respons dari dalam. Rasa curiga pun muncul. Melalui jendela rumah, warga melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak dengan mulut berlumuran darah dan diduga telah meninggal dunia. Warga kemudian berdatangan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Kapolres Lubuklinggau melalui Plt Kapolsek Lubuklinggau Selatan membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Iya benar, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di ruang tamu rumahnya,” ujar Iptu Dedi Ardianto.
Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB saat mengikuti salat Tarawih pertama di masjid yang tidak jauh dari kediamannya. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelumnya.
Dari informasi yang dihimpun, korban memang diketahui memiliki riwayat penyakit komplikasi jantung. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatannya yang menurun.
Keterangan ini diperkuat oleh para saksi di lokasi, yakni Dwi Agung Pranata (29), Rendi (39), dan Marzuki (48).
Peristiwa ini sontak membuat warga sekitar terkejut dan berduka. Banyak yang tidak menyangka pria yang semalam masih terlihat beribadah bersama, keesokan paginya sudah ditemukan tak bernyawa di rumahnya sendiri.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian korban.(**)
