![]() |
| lambang pendidikan |
Musi rawas.kabar liperri
Menginggat keluhan warga desa
manah resmi kecamatan muara beliti kabupaten musi rawas.tentang persengketahan
kepala sekolah SDN manah resmi kepada kepalah sekolah mana resmi
.persengketahan tersebut berawal .dana komite membahas pembangunan pagar
sekolah.masyarakat setempat memintah kepada pemerintah desa untuk mengecek
pembangunan pagar sekolah yang tertunda .yang selama ini masyarakat percaya hal
ini benar benar dikerjakan pleh kepala sekolah SDN manah resmi yaitu saudara Bastari
S.pd akan tetapi pembangunan pagar dari dana komite ternyanta dikerjakan hanya
2 % yang di harapkan masyarakat dari itu kepala desa beserta perangkatnya
mendatangi sekolah tersebut.akar ada jalan keluar dalam titik permasalahan ini
namun apa yang dapatkan oleh pak kades hasil yang tidak memuaskan membuat
tantangan bagi pak kades.saudara Bastari S.pd mengancam akan meutup TKPAUD.dari
dasarnya itu pun tidak sejalur dari pokok permasalahanya. Hingaga mencuat
kemuka publik.dan istri dari pak kades manah resmi dia sudah mengundurkan diri
didalam pendirian atau kepengurusan TKPAUD yang selama ini ia berjuang dalam
selama pendirian TK tersebut.dikarnakan TK tersebut sudah diambil alih oleh
Saudara Bastari S.pd selaku kepala sekolah SDN manah Resmi.setelah mencuat
beritah ini harapan dari pak kades manah resmi kepada bapak bupati musi rawas
H.Riduan Mukti agar mengambil sikap tegas kepada saudara Bastari S.pd sesuai
dengan PP.no 53 tentang kedisiplin pegawai negeri.
Sanksi diharapkan berjalan dan
hokum dimusi rawas tetap berlaku kepada pegawai negeri dalam pelanggaran
tugasnya. Sedangkan sauadra Bastari S.pd
lebih kurang tiga bulan bertugas menjadi kepalah sekolah SDN manah resmi
suda membuat keresahan kepada masyarakat desa manah resmi ataupun membuat
perangkat desa manah remi resa membuat terror terror yang seharusnya tidak
tilakukan oleh seorang pejabat.menurut pak kades sudah berapa kali pergantian
kepalah sekolah SDN manah resmi akan tetapi mereka tiak perna ada permasalan
dengan desa,yang intinya permintaan dari masyarakat manah remi kepada bapak
bupati musi rawas agar segera dan secepat mungkin menggantikan kepala sekola
SDN mana resmi dengan siapa saja itu terserah yang jelas saudara Bastari jangan
di tugaskan di SDN manah Resmi lagi baik menjadi guru atau kepala sekola manah
resmi.dengan alas an apapun juga masyarakat desa mana resmi tidak mau saudara
Bastari jangan ditugaskan kedesa kami lagi ujar masyrakat manah resmi didampingi
aleh pak kades disamping permasalah ini selesai sauadara Bastari memotong dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) sebersar
Rp.60.000.dengan alasan untuk uang jasa minyak dan rokok apabila uang tersebut tidak mau dipotong maka
wali murid harus mengambil sendiri kekantor pos atau tempat pengambilan dana
tersebut mau tidak mau wali murid harus
memberikan uang tersebut kepada bastari .seadngkan intruksi atau petunjuk dari
MENDIKBUD dana BSM tidak boleh dipotong satu rupiah pun dengan alas an apapun
juga.jumlah siswa SDN manah Resmi yang mendapatkan BSM hanya 11 siswa
seaharusnya persiswa menerima dana BSM Rp.360.000 akan tetapi dipotang oleh
Bastari S.pd Rp.60.000 hanya menerima Rp.300.000 menurut dari saudara Tamim
pabli selaku KABID DIKDAS dana tersebut tidak bole dipoton satu rupiahpun
dengan alasan apa saja. Dan yang lebih anehnya lagi saudara Bastari S.pd
meminta uang Rp.50.000 kapada wali murid kelas VI degan alas an pindah
rayon.apa bila kita tidak memberikan uang kepada Pihak dinas pendidikan kabupaten musi rawas
maka berkas pindah rayon tidak ditanda tangani oleh pihak dinas pendidikan musi
rawas ujar bastari kepada wali murid.SUKAMTO selaku sekretaris dinas pendidikan
musi rawas mengatakan pihak dinas tidak perna meminta uang pindah rayon,apalgi
meng intruksikan kepada kepala sekolah agar menyetor uang pndah rayon.EDISON

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.